14 November 2018

Progress 6...


Diary....
Bulan Pebruari ini adalah bulan ke-7 anak kami Raihan

15 November 2015

It's Timezone Time...

Disaat libur akhir pekan, seperti biasa raihan suka benar-benar menggunakan waktu liburnya.. mulai dari ngeluarin semua mainan dari psp, laptop, tablet  dan yang lainnya.
Terkadang juga raihan dan adiknya azzam minta ke timezone buat sekedar mainin beberapa permainan disana.. katanya biar asik

13 Mei 2010

Insya 4JJI Raihan akan punya Adik

Alhamdulillah, senang rasanya melihat perkembangan Raihan saat ini... sudah lama saya tidak meluangkan waktu untuk membagi kebahagiaan ini disini..
Raihan saat ini telah memasuki umur 3 tahun kurang 2 bulan (2 tahun 10 bulan), perkembangan motorik alhamdulillah sudah baik dan normal terlihat apabila bermain bersama teman-teman sebayanya, berat badan ideal, kosa kata dalam berbicara juga sudah mulai bertambah walaupun pelafalanya masih belum jelas (apabila yang mendengar orang lain).
dan insya 4JJI kami akan mulai ikutkan Raihan ke pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar perkembangannya bisa lebih baik lagi.
satu lagi kabar gembira yang dapat kami sampaikan, saat ini Mama Raihan sedang mengandung adiknya yang saat ini telah memasuki bulan ke-4. Mudah-mudahan diberikan kesehatan dan keselamatan bagi Mama dan Dede hingga hari lahirnya nanti.... Papa disini akan selalu melakukan yang terbaik buat kalian semua... Insaya 4JJI... Doakan Papa ya...

Salam,

ARM

10 Agustus 2009

Progress 10

Bulan Juli kemarin genap 2 tahun usia Raihan, kami hanya mengajaknya Makan bersama di salah satu tempat makan fast food di Tamini Square. Pada usia dua tahun ini, perkembangan raihan semakin baik (Alhamdulillah), sekarang raihan sudah semakin aktif, emosionalnya semakin nyata (ego, cemburu, marah...) sampai terkadang saya sendiri suka dibuat kesal olehnya, hehehe...

Perkembangan bicaranya juga sedikit demi sedikit bertambah, sekarang semakin jelas mengucapkan kata "Mama.. Papa... Dadaa.." walaupun jika melihat anak seusianya perkembangan bicara raihan terbilang lambat, tetapi kami tetap optimis hal ini hanyalah masalah waktu dan pastinya berbeda antara satu dan lainnya.

Satu hal lagi yang membuat kami senang adalah Raihan sudah suka minum susu formula, sebagai mana informasi sebelumnya, susah sekali membiasakan anak kami ini untuk minum susu formula karena waktu itu masih diberikan susu ASI. sampai dengan umur 1 tahun 10 bulan barulah raihan mau minum susu formula karena mulai di stop minum ASI.

Sekarang Raihan kami coba ikutkan kedalam sekolah bakat dan kreatifitas yang diselenggarakan oleh salah satu produsen Susu Formula. kami berharap dengan kegiatan ini, akan dapat memudahkan Raihan dalam bersosialisasi serta mengasah bakat serta kreatifitasnya sehingga sewaktu memasuki usia sekolah formal diharapkan tidak menemukan banyak masalah.

We Love U...

06 April 2009

Progress 9

Saat ini , umur raihan 1 tahun 8 bulan dan bulan Juli nanti genap 2 Tahun. Hari demi hari terlihat kemajuan dan perkembangan yang terjadi pada Raihan, mulai dari kesenangannya terhadap suatu mainan sampai keberaniannya menaiki sepeda motor saya yang diparkir didepan rumah. :D

saat ini juga Raihan senang dengan permainan bola dan permainan susun donat (hehe, begitu saya menyebutnya), dan satu lagi Raihan sangat senang dan terlihat tenang jika sedang menontoh VCD Brainy Baby atau Baby Einstein. Film ini dapat memberikan ide juga pengetahuan untuk anak seusianya. dan dari film ini juga raihan menjadi aktif dalam melakukan berbagai hal. hanya saja karena saat ini Raihan masih minum ASI dan sesekali minum susu Bubuk belum menjadi favoritnya, terkadang saya kasihan melihat istri yang setiap malam terlihat cape menyusui Raihan yang selalu bolak-balik pindah posisi minum ASInya (yang sabar ya Ma...).

Mungkin hal ini bisa dijadikan contoh buat yang lain, sebaiknya setelah 6 bulan ASI exlusive cobalah untuk membiasakan paralel jika masih diberikan ASI dengan susu bubuk, karena jika sudah terlanjur lama seperti Raihan agak susah untuk membiasakannya, apa karena rasa susu bubuk yang tidak disukai ? hal ini juga sudah kami coba lakukan dengan berbagai merk dan rasa. ya mungkin harus lebih bersabar menghadapinya karena segala sesuatunya perlu proses dan belajar, semangat terus...

08 Desember 2008

Mainan Anak-anak "Odong-odong"


pada Desember 2008 ini, umur Raihan sudah 1 tahun 5 bulan. di usia ini raihan sudah mengerti bagaimana untuk mengutarakan permintaan atau sesuatu yang diinginkan secara sederhana. karena jika dilihat dari perkembangan bahasanya raihan belum dapat mengucapkan kata-kata dengan jelas.
mainan yang disukai raihan saat ini adalah odong-odong (dari mana asalnya nama ini saya blm mencari lebih lanjut) tapi itulah nama umum yang digunakan. odong-odong sendiri merupakan suatu alat yang digerakkan oleh manusia (sebagai penggeraknya) dengan menggunakan penggerak sepeda yang dimodifikasi sehingga mainan yang dipasang diatasnya (bisa berupa mobil-mobilan atau yang lain) bergerak maju mundur atau berputar. dengan diiringi music dan lagu anak-anak menjadikan mainan ini menarik perhatian anak-anak yang melihatnya.
biasanya, tarif dari mainan ini adalah Rp. 1000 untuk 3-4 lagu (sekitar 4-5 menit). odong-odong juga banyak digunakan orang tua untuk memberikan selingan menghindari kebosanan anak dan sekaligus sambil memberi anak makan (bagi yang susah makan).
saat ini banyak sekali ditemukan didaerah kita mainan odong-odong ini, dan berdasarkan informasi dari pemilik odong-odong, harga mesin (alat) odong-odong ini mencapai Rp. 3-4 juta. tetapi jika dilihat dari kelengkapannya saya rasa harga segini merupakan harga yang wajar, karena ada seperangkat sound sistem beserta batterai (accumulator), 3-4 buah mobil-mobilan, mekanik penggeraknya dan peralatan lainnya.
saya rasa saai ini seiring juga dengan perkembangan zaman, mainan anak-anak juga terus mengalami perkembangan selain odong-odong mungkin ada banyak lagi mainan yang disaat saya kecil dulu tidak ada.
kita patut melestarikan semuanya, karena hal ini juga merupakan sejarah bagi dunia anak khususnya dalam hal alat-alat permainan.

24 November 2008

Jalan Pertamaku..


Tepat 1 tahun 4 bulan hari umurku, setelah berhari-hari bahkan setelah 2 minggu lamanya raihan sakit batuk dan pilek bahkan sampai dengan hari ini batuknya masih sesekali terasa. tetapi dibalik itu ada berita terbaru dan sangat menyenangkan (alhamdulillah) ternyata raihan sudah mulai berani untuk berjalan sendiri, berawal dari sakit yang kian hari belum memperlihatkan kemajuan berarti dan kami orangtuanya telah beberapa kali pula membawa raihan berobat. sampai kami sendiri melihat raihan setiap hari harus meminum obat-obatan rasanya tidak tega juga. tapi, inilah yang dapat kami lakukan nak... selain berdo'a kamipun berusaha dengan berobat.
pada hari Jum'at tgl 21 Nopember 2008, adalah hari genapnya usia raihan ke-16 bulan atau 1 tahun 4 bulan. dan perkembangan fisiknya sudah terlihat, dari mulai gigi yang bertambah hingga keberaniannya untuk berjalan sendiri walaupun masih teritah-titah, tapi semuanya membuat kami bersyukur kepada Allah swt atas semua yang telah dikaruniakan kepada keluarga kami khususnya raihan.
semoga, dengan semakin bertambah usianya semakin bertambah pula kemampuan motoriknya dan psikisnya.. amien.

12 September 2008

Progress 8

Asyiik... mandi bola.



3 (tiga) bulan sudah berlalu sejak hari-hari ultah Raihan yang ke-11 Bulan. dan selama itu banyak hal yang kami lalui bersama, mulai Syukuran 1 tahun sampai keikutsertaannya dalam kegiatan sahur Ramadhan tahun ini.

terlalu lama memang Papa tidak meng-update blog ini, karena kesibukan yang tak henti dan silih berganti... tapi tetap papa akan coba untuk selalu meng-update blog ini untuk raihan.

saat ini umur anak kami sudah 1 tahun lebih, tepatnya 14 bulan dari hari pertamanya melihat dunia ini, setelah belajar merangkak cepat sekarang raihan sudah bisa berdiri dengan berpegangan dan belajar merambat. tapi, duuh minat menontonnya itu loh... sekarang ini semakin tertarik dengan iklan televisi, bisa tidak memperdulikan orang yang memanggilnya apabila sedang melakukan itu...

berat badannya kini sudah mencapai 10 kg dengan panjang sekitar 80 cm, apa yang dilakukannya kini sudah mulai dengan kemauannya sendiri. Pernah waktu dimalam hari raihan tidak mau diajak bobo tapi ingin main diluar... hehe sudah malam nak, kan waktunya bobo besok lagi yah mainnya.. sekarang apa yang ada didekatnya dan bisa diraih diambilnya, dan lebih sering untuk dimasukan kemulutnya... jadi kita sebagai orang tua harus sering mengawasi kegiatannya. mungkin karena sekarang raihan sudah mulai memakan makanan untuk orang dewasa, jadi apa yang dimakan orang tua dia juga ingin memakannya.

oh ya, 1 tahun umur raihan kami tidak merayakan seperti kebanyakan orang tua tapi kami isi dengan syukuran dengan membuat nasi uduk yang dibagikan ketetangga sekitar rumah. dan dibulan ramadhan ini raihan sering sekali ikut serta pada waktu sahur, raihan ikut makan dan makanan favoritnya adalah yang berkuah (sop, soto, bakso... hehe itu sih makanan favorit saya juga). Dan insya Allah tahun ini kami sekeluarga akan berlebaran di Cipanas.


the next cover boy...






13 Juni 2008

Progress 7...

Tepat 7 hari lagi usia Raihan anak kami genap 11 Bulan. Pertumbuhan Fisik dan Psikisnya semakin berkembang ini diperlihatkan Raihan dengan merangkak cepat, kemudian sesekali meraih sesuatu (lebih sering kaki papa sm mamanya) untuk berdiri (mengangkat badannya sendiri) tanpa bantuan, dan yang membuat bahagia lagi sekarang Raihan sudah dapat merespon juga mengikuti apa yang "diajarkan" kepadanya.
sebelumnya saya coba untuk mengajarkan menyebut "Mama" berulang-ulang disaat Raihan sedang konsentrasi untuk mendengar, tapi sepertinya Raihan masih sulit untuk melakukannya malah yang sering keluar dari mulutnya adalah mengeluarkan angin dari mulut dengan bibir yang dibasahi ludah sehingga keluar suara "preet". hari ini sabtu tgl 14 juni 2008 seperti biasa saya berangkat ke kampus (kuliah) tidak lama setelah perkuliahan dimulai istri telp dan dari telp terdengan suara Raihan mengeluarkan kata "Papapa" duuhh senengnya Alhamdulillh... malah yang saya coba ajarkan kata "Mama" yang keluar "Papa" tapi gpp mungkin kata "papa" lah yang menurutnya mudah untuk diucapkan. sembari terus mengajarkan yang lain kepadanya dan bersabar.

Alhamdulillah...

12 Mei 2008

Sabarkah..??

Tulisan ini sebenarnya adalah untuk mengingatkan diri saya sendiri sekaligus untuk menguji diri dari kehidupan yang dijalani. Sudah lama sebenarnya anak kami raihan sakit.. berobat.. sakit.. berobat dari penyakit yang menurut kami orangtua bukan merupakan penyakit yang khusus, karena gejalanya sama seperti kebanyakan balita. dari mulai umur seminggu Raihan kalau tidur mengeluarkan bunyi (ngorok) tapi ini mungkin karena bapaknya ngorok juga.. hehe, disaat terjagapun dari hidungnya seperti ada lendir yang mengganggu jalan napasnya.. sebelumnya kami tidak menghiraukan hal itu, karena orang tua kami bilang, hal itu akan menghilang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya umur (belum tau kebenarannya).

karena khawatir dan tidak tega melihat anak kami seperti itu, kami pun memutuskan untuk berobat ke Rumah Sakit. Dirumah Sakit Dokter menyarankan untuk di Inhalasi dan minum obat-obatan dengan resep yang diberikan. Setelah obat habis, tidak terlihat adanya perubahan signifikan terhadap anak kami sampai akhirnya kami kembali ke RS yang sama tapi dengan Dokter yang berbeda, ternyata hasil analisanya berbeda dengan yang pertama. Kembali kami diberikan resep obat (sebetulnya kami tidak keberatan diberikan resep, tapi karena anak kami masih kecil obat yang diberikan selalu berupa tablet yang harus dihaluskan dulu sebelum diminum), apa mungkin karena di RS tersebut selalu memberikan resep seperti itu walaupun pasiennya masih Balita.. (ga tau juga dech..).

Berulang-ulang kami lakukan hal tersebut, berobat...berobat.. dan berobat... waduh, bukan kenapa-kenapa tapi kami kasihan dengan Raihan, sekecil itu sudah diberikan banyak obat. sampai suatu saat Raihan terlihat seperti trauma dengan sendok, mungkin dipikirnya mau diberikan obat lagi padahal waktu itu mau diberikan makan bubur. duuhh... jadi tambah kepikiran deh..

Ditambah lagi waktu itu Raihan selalu berkeringat, sehingga muncul biang-biang keringat yang sangat menggangu raihan dengan gatal-gatal ditubuhnya sehingga anak kami sering menggaruk-garuk bagian tersebut sampai merah bahkan sampai berdarah...duhhh...
saran dokter waktu itu menggunakan bedak ini itu dari mulai yang tabur sampai yang basah. tapi bukannya membaik malah semaki banyak dan pernah sampai mengeluarkan nanah.. duhh ini lagi.. ngiris saya melihat Raihan.. kasihan.. tapi kami tidak menyerah begitu saja, klo perlu bagaimanapun caranya yang penting Raihan sembuh dari apa yang dirasakannya sekarang.
Rumah Sakit, Puskesmas, Dokter Spesialis sudah kami datangi tapi Raihan belum juga menunjukan perubahan yang baik, sampai akhirnya kami mencoba ke Rumah Sakit yang lain lagi dan bertemu dengan Dokter Anak disana, analisanya Raihan Alergi bisa jadi Alergi tersebut diturunkan dari orangtua khsusnya dari Ibu karena bisa lewat air susu mungkin saja istri saya makan sesuatu tanpa tahu akibatnya buat Raihan, terus Raihan juga alergi segala hal yang berdebu, bubuk bedak tabur, bulu-bulu boneka, bulu kucing dan yang lainnya sebisa mungkin dijauhkan dari Raihan. kemudian dokter memberikan resep (nah kali ini sesuai dengan keinginan kami, obat yang diberikan tidak ada satupun tablet semuanya cair dan ada rasa buah-buahan) terlihat anak kami pun tidak kesulitan untuk meminumnya ditambah lagi ada obat sabun antiseptik yg digunakan sewaktu mandi.

sekarang, Alhamdulillah... sakit biang keringatnya dengan merah-merah ditubuhnya sudah sembuh dan kulitnya berangsur normal, bunyi hidung Raihan diindikasi dokter sebagai gejala Asma (ini menurut dokter merupakan turunana) tapi kami harus verifikasi dulu dengan melihat dari keluarga masing-masing siapa yg pernah mengalami ini, karena ini merupakan penyakit gen. tapi paling tidak saat ini kami sedikit lega Raihan sudah membaik, walaupun nanti apabila informasi asmanya benar kami akan berjuang kembali mencari dan berusaha mengobatinya.
Ya Allah... berilah kami kesabaran untuk menghadapi semua ini... Amien.

21 April 2008

Progress 6..

Dear Diary...

Beberapa bulan ini tidak kusempatkan mengisi apapun disini, padahal banyak hal yang terjadi yang seharusnya kutulis...

Raihan saat ini sudah bisa duduk tegap dan dapat merangkang beberapa langkah, ekspresi wajah dan motoriknya sudah lebih tertata dan halus. Disaat tertawa lepas... subhanallah, terlepas rasanya segala beban pikiran yang ada disaat melihatnya... seiring dengan bertambahnya umur raihan yang saat ini telah genap 9 bulan aktifitasnya lebih aktif dari bulan-bulan sebelumnya, klo digendong maunya turun padahal dia belum cukup kuat untuk berdiri karena memang belum sampai pada tahap itu. Giginya kini sudah tumbuh 4 gigi, 2 diatas dan 2 dibawah, dengan sedikit latihan dan kesabaran dari aku dan istriku yakin bahwa raihan tidak lama lagi dapat dengan cepat berdiri dan merambat sendiri... amien.

22 Januari 2008

Sedih...

Dear diary,
sudah hampir sebulan ini Raihan terkena batuk & pilek, kami sudah bawa ke Rumah sakit Dua kali dan beberapa kali ke puskesmas. Dirumah sakit, pertama kunjungan raihan diberi resep dengan obat untuk mengencerkan lendir dihidungnya dengan cara diteteskan ke hidung, begitu kontrol karena belum terlihat ada perubahan diberi resep lagi dengan obat yang lebih banyak serta diminta periksa tinja-nya ke lab, dan ternyata tidak ada masalah. memang sih batuk pileknya ini disertai/berbarengan dengan banyaknya jamur dimulutnya sehingga diberi obat untuk merontokan jamur nah mungkin obat inilah yang membuat raihan jadi mencret beberapa kali.
melihat kondisi raihan seperti ini, kami khawatir raihan terkena flek seperti orang lain ceritakan. Saat ini Raihan sedang cek diPuskesmas, awalnya di inhalasi, dan ternyata lendir di dadanya masih banyak dan mengental jadi tidak mau keluar selesai di inhalasi Raihan muntah dengan lendir yang banyak dan memang inilah yang harapkan, besok harinya di inhalasi ulang dan terakhir cek kembali ke dokter anak. hasilnya sih katanya lendirnya sudah berkurang dan obatnya diminta dihabiskan terlebih dahulu..
duuhh... kadang kami sedih... dan kasihan lihat kondisi anak kami ini, masih seumur ini harus berjuang sendiri dengan banyak obat yang dikonsumsi. jadi ga tega..
raihan Anak Pinter, Sabar ya Nak... Papa sama Mama selalu ada buat raihan.

07 Januari 2008

Progress 4 & 5...

Dear Diary...
sudah beberapa bulan ini tidak menuliskan apa-apa disini.
dan Raihanpun saat ini sudah berumur 5 bulan 19 hari, banyak hal terjadi sampai dengan hari ini. diawali dengan perkembangan Raihan yang telah lancar tengkurap, sehingga setiap tidur selalu inginnya dalam posisi ini. kemudian liburan kerumah Engking dan Eninnya di Cipanas selama 3 hari disambung liburan ke rumah Ayutnya di Blitar, sampai dengan kepindahan rumah tinggal yang sebelumnya bersama eyang putri sekarang ini hanya dengan orang tuanya saja.

Ada cerita yang lucu dari raihan (mungkin karena kami Orang tua yang Baru) pada saat itu sepulang dari rumah Ayutnya di Blitar (setelah sekitar 5 hari disana) naik dengan kereta api Matar Maja (kereta ekonomi) saat itu memang antara tiket dan tempat duduk itu berbeda, jadi di stasiun Blitar itu hanya diperkenankan membeli tiket plus tempat duduk untuk 2 (dua) orang saja sementara kalau ingin membeli lebih sisanya tidak mendapat tempat duduk. kami saat itu hanya membeli 3 tiket dengan 2 tempat duduk jadi yang satu tiket berdiri, ternyata lumayan repot juga karena raihan tidak betah klo di gendong terus dan klo tidur ya di tidurin di tempat duduk untuk 2 orang.. jadi berdiri semua lah...
sudah itu, karena naik kereta ekonomi jadi setiap stasiun bisa saja berhenti. Nah waktu itu berhenti di stasiun Madiun, lamanya sekitar 40 menit waktu jam 8'an malam, mungkin karena kepanasan raihan nangis sekeras-kerasnya sampai kami tidak tahu harus bagaimana mendiamkannya... hehehe... maklum orang tua baru (belum tau maunya anak bagaimana...) akhirnya setelah kebingungan, dan risih terhadap orang lain dalam satu gerbong saya dan istri turun sambil menunggu kereta jalan ke keluar gerbong, dan di luar ternyata raihan baru bisa terdiam sambil melihat keramaian disana.. hehe... akhirnya.

26 Oktober 2007

Progress 3..

Sudah 3 hari ini Raihan mulai memperlihatkan perkembangannya, terbukti berat badannya terus naik dan saat ini hampir mencapai 7 Kg dengan panjang 53 cm di umurnya yang ke-3 bulan. Perkembangan motoriknya juga sudah mulai teratur, tangan sudah dapat memegang dengan kuat, kaki sudah dapat merasakan geli kalau saya pegang, suaranya terdengar nyaring dengan dan bercerita (ngoceh) bahasanya sendiri dan kalu tidur masya Allah... mau nya ngabisin tempat, tidur terlentang dengan tangan dilentangkan dan kaki ditarik keatas juga sekarang posisi tidurnya dapat berubah 180 derajat (jadi muter gitu). Saat ini juga raihan sudah mulai belajar untuk tengkurap, terlihat dia mulai menggerak-gerakan kepala dan badannya ke samping (cuma dia kesulitan aja mengangkat, maaf... pantatnya) karena mungkin disinilah bagian yang sulitnya.

Alhamdulillah... bahagianya, melihat pertumbuhan Raihan..

02 Oktober 2007

Progress2

2 Bulan sudah Raihan menjalani hari-harinya di Dunia ini, kami sebagai orang tua sangat bahagia melihat pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi dengannya.
Saat ini Raihan sudah mulai fokus terhadap yang dilihatnya apalagi sesuatu yang berwarna (merah lebih menarik perhatiannya).
Berat badannya kini hampir 6 Kg (terakhir 5,7 Kg) dan tingginya 60 Cm hal ini membuat setiap orang yang melihatnya menjadi ingin nyubit'in, dan yang membuat kami gemas adalah klo diajak bicara Raihan menyahuti dengan bahasanya dia yang diikuti dengan senyum bahkan tak jarang tawa (tapi tidak bersuara :) )
Alhamdulillah saat ini kondisi Raihan sudah lebih baik jika dibandingkan bulan sebelumnya yang terganggu Flu dan Batuk, sampai-sampai kami panik pada saat tidur Malam hari Pernapasan raihan terganggu dengan lendir. dengan ikhtiar berobat ke Rumah sakit dan diberikan resep dengan frekuensi 8 jam sekali Alhadulillah saat ini sudah lebih baik.

02 September 2007

Tradisi...


Sudah merupakan kebiasaan dan tradisi bagi orang tua yang memiliki putra atau putri (bayi)untuk dilakukan pemotongan rambut (di plontos), dan biasanya event ini dinamakan "cukuran". Tradisi ini apabila kita lihat dari segi kesehatan, ternyata memang diperlukan untuk membersihkan sisa-sisa kotoran yang masih menempel pada kepala bayi, yang kalau tidak dibersihkan dikhawatirkan kotoran tersebut akan semakin tebal dan berbau "Amis".


Hari Sabtu, Tanggal 2 sept 2007 kemarin Anak kami Raihan kembali di cukur plontos agar kulit kepalanya bertambah bersih setelah acara cukuran resmi dilakukan di kediaman engking sama enin-nya di Cipanas.

Terlihat sekarang Raihan lebih suejuk merasakan adem di kepalanya dan tambah ganteng :) ini dia fotonya..

14 Agustus 2007

Progress 1

28 Hari setelah kelahiran anak kami, tiba saatnya untuk memeriksa kembali anak kami. Setelah dilakukan pemeriksaan, saat ini berat badan anak kami naik menjadi 4,5 Kg dengan Panjang 55 cm.
Saat-saat seperti inilah yang membuat kami bahagia dengan kemajuan yang terjadi terhadap anak kami, memang saat ini diusahakan anak kami tetap diberikan ASI saja sampai dengan 6 bulan. 
Walaupun terkadang ada saatnya rewel karena merasakan sesuatu yang kami belum mengerti (maklum masih baru :) )

Insya Allah kami akan memegang amanah ini dengan baik...

13 Agustus 2007

Syukur Alhamdulillah...


Hari demi hari... kunantikan kehadiran anak pertama kami dengan do'a dan asa semoga semuanya berjalan dengan lancar dan tidak ada sesuatu yang tidak diinginkan.. Insya Allah.

Hari itu, Sabtu 21 Juli 2007 waktu menunjukan jam 6 pagi Istriku sudah mulai mengalami kontraksi teratur (5 menit sekali), segera pagi itu kubawa istriku ke Rumah Sakit.
sampai di RS (jam 9 pagi) dan diperiksa Bu Bidan, ternyata diminta pulang dan kembali besok pagi (baru bukaan 1 katanya). kutanyakan istriku (percaya insting istri krn dia yang merasakan) apakah sanggup untuk kembali lagi besok pagi? ternyata kondisi istriku tidak memungkinkan untuk pulang, jadi dengan segera kuputuskan untuk masuk rawat inap saja.

Selesai mengisi keperluan administrasinya, Bu Bidan bilang klo nanti akan diperiksa lagi jam 12 siang. Selama menunggu untuk diperiksa lagi, kontraksi yang terjadi bertambah sering (1-2 sekali dengan lama kontraksi > 1 menit), melihat kondisi istri seperti itu sebagai suami hanya bisa men-support nya untuk terus bersabar dan bertahan karena inilah proses dimana kelahiran anak kami akan berlangsung.

Tiba jam 12 siang, kembali istriku diperiksa Bu Bidan dan hasilnya sudah melewati pembukaan 3 (pembukaan jalan lahir klo tidak salah sampai dengan 10 pembukaan dan mulai bukaan 1 ke 10 itu bervariasi lamanya, menurut informasi untuk anak pertama biasanya lebih lama) dan istriku disarankan untuk melakukan jalan-jalan agar proses pembukaannya lebih cepat, tapi hal itu tidak dapat dilakukan karena kondisi istriku sudah tidak kuat untuk berdiri dan berjalan (apalagi pada saat kontraksi).

Waktu terus berjalan, proses kelahiran sepertinya akan berlangsung cepat. Hal ini terlihat dari telah keluarnya cairan (seperti lendir) bercampur darah dari jalan lahir dan rasa sakit yang dirasakan istriku bertambah kuat sampai-sampai tanganku dipegangnya dengan kuat sekali. segera kulaporkan kepada suster yang ada, dan istriku dibawa keruang persalinan. Tidak berselang lama cairan ketuban sepertinya telah pecah tanda bahwa proses kelahiran akan segera berlangsung.

Dengan 1 Orang Bidan dan 5 Orang Perawat, akhirnya pada jam 14.43 wib anak pertama kami lahir dengan berat badan 2,8 kg dan panjang 50 cm, Subhanallah... Alhamdulillah ya Allah... segera setelah dibersihkan ku Adzani dengan penuh Syukur dan Haru.