12 Mei 2008

Sabarkah..??

Tulisan ini sebenarnya adalah untuk mengingatkan diri saya sendiri sekaligus untuk menguji diri dari kehidupan yang dijalani. Sudah lama sebenarnya anak kami raihan sakit.. berobat.. sakit.. berobat dari penyakit yang menurut kami orangtua bukan merupakan penyakit yang khusus, karena gejalanya sama seperti kebanyakan balita. dari mulai umur seminggu Raihan kalau tidur mengeluarkan bunyi (ngorok) tapi ini mungkin karena bapaknya ngorok juga.. hehe, disaat terjagapun dari hidungnya seperti ada lendir yang mengganggu jalan napasnya.. sebelumnya kami tidak menghiraukan hal itu, karena orang tua kami bilang, hal itu akan menghilang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya umur (belum tau kebenarannya).

karena khawatir dan tidak tega melihat anak kami seperti itu, kami pun memutuskan untuk berobat ke Rumah Sakit. Dirumah Sakit Dokter menyarankan untuk di Inhalasi dan minum obat-obatan dengan resep yang diberikan. Setelah obat habis, tidak terlihat adanya perubahan signifikan terhadap anak kami sampai akhirnya kami kembali ke RS yang sama tapi dengan Dokter yang berbeda, ternyata hasil analisanya berbeda dengan yang pertama. Kembali kami diberikan resep obat (sebetulnya kami tidak keberatan diberikan resep, tapi karena anak kami masih kecil obat yang diberikan selalu berupa tablet yang harus dihaluskan dulu sebelum diminum), apa mungkin karena di RS tersebut selalu memberikan resep seperti itu walaupun pasiennya masih Balita.. (ga tau juga dech..).

Berulang-ulang kami lakukan hal tersebut, berobat...berobat.. dan berobat... waduh, bukan kenapa-kenapa tapi kami kasihan dengan Raihan, sekecil itu sudah diberikan banyak obat. sampai suatu saat Raihan terlihat seperti trauma dengan sendok, mungkin dipikirnya mau diberikan obat lagi padahal waktu itu mau diberikan makan bubur. duuhh... jadi tambah kepikiran deh..

Ditambah lagi waktu itu Raihan selalu berkeringat, sehingga muncul biang-biang keringat yang sangat menggangu raihan dengan gatal-gatal ditubuhnya sehingga anak kami sering menggaruk-garuk bagian tersebut sampai merah bahkan sampai berdarah...duhhh...
saran dokter waktu itu menggunakan bedak ini itu dari mulai yang tabur sampai yang basah. tapi bukannya membaik malah semaki banyak dan pernah sampai mengeluarkan nanah.. duhh ini lagi.. ngiris saya melihat Raihan.. kasihan.. tapi kami tidak menyerah begitu saja, klo perlu bagaimanapun caranya yang penting Raihan sembuh dari apa yang dirasakannya sekarang.
Rumah Sakit, Puskesmas, Dokter Spesialis sudah kami datangi tapi Raihan belum juga menunjukan perubahan yang baik, sampai akhirnya kami mencoba ke Rumah Sakit yang lain lagi dan bertemu dengan Dokter Anak disana, analisanya Raihan Alergi bisa jadi Alergi tersebut diturunkan dari orangtua khsusnya dari Ibu karena bisa lewat air susu mungkin saja istri saya makan sesuatu tanpa tahu akibatnya buat Raihan, terus Raihan juga alergi segala hal yang berdebu, bubuk bedak tabur, bulu-bulu boneka, bulu kucing dan yang lainnya sebisa mungkin dijauhkan dari Raihan. kemudian dokter memberikan resep (nah kali ini sesuai dengan keinginan kami, obat yang diberikan tidak ada satupun tablet semuanya cair dan ada rasa buah-buahan) terlihat anak kami pun tidak kesulitan untuk meminumnya ditambah lagi ada obat sabun antiseptik yg digunakan sewaktu mandi.

sekarang, Alhamdulillah... sakit biang keringatnya dengan merah-merah ditubuhnya sudah sembuh dan kulitnya berangsur normal, bunyi hidung Raihan diindikasi dokter sebagai gejala Asma (ini menurut dokter merupakan turunana) tapi kami harus verifikasi dulu dengan melihat dari keluarga masing-masing siapa yg pernah mengalami ini, karena ini merupakan penyakit gen. tapi paling tidak saat ini kami sedikit lega Raihan sudah membaik, walaupun nanti apabila informasi asmanya benar kami akan berjuang kembali mencari dan berusaha mengobatinya.
Ya Allah... berilah kami kesabaran untuk menghadapi semua ini... Amien.

21 April 2008

Progress 6..

Dear Diary...

Beberapa bulan ini tidak kusempatkan mengisi apapun disini, padahal banyak hal yang terjadi yang seharusnya kutulis...

Raihan saat ini sudah bisa duduk tegap dan dapat merangkang beberapa langkah, ekspresi wajah dan motoriknya sudah lebih tertata dan halus. Disaat tertawa lepas... subhanallah, terlepas rasanya segala beban pikiran yang ada disaat melihatnya... seiring dengan bertambahnya umur raihan yang saat ini telah genap 9 bulan aktifitasnya lebih aktif dari bulan-bulan sebelumnya, klo digendong maunya turun padahal dia belum cukup kuat untuk berdiri karena memang belum sampai pada tahap itu. Giginya kini sudah tumbuh 4 gigi, 2 diatas dan 2 dibawah, dengan sedikit latihan dan kesabaran dari aku dan istriku yakin bahwa raihan tidak lama lagi dapat dengan cepat berdiri dan merambat sendiri... amien.

22 Januari 2008

Sedih...

Dear diary,
sudah hampir sebulan ini Raihan terkena batuk & pilek, kami sudah bawa ke Rumah sakit Dua kali dan beberapa kali ke puskesmas. Dirumah sakit, pertama kunjungan raihan diberi resep dengan obat untuk mengencerkan lendir dihidungnya dengan cara diteteskan ke hidung, begitu kontrol karena belum terlihat ada perubahan diberi resep lagi dengan obat yang lebih banyak serta diminta periksa tinja-nya ke lab, dan ternyata tidak ada masalah. memang sih batuk pileknya ini disertai/berbarengan dengan banyaknya jamur dimulutnya sehingga diberi obat untuk merontokan jamur nah mungkin obat inilah yang membuat raihan jadi mencret beberapa kali.
melihat kondisi raihan seperti ini, kami khawatir raihan terkena flek seperti orang lain ceritakan. Saat ini Raihan sedang cek diPuskesmas, awalnya di inhalasi, dan ternyata lendir di dadanya masih banyak dan mengental jadi tidak mau keluar selesai di inhalasi Raihan muntah dengan lendir yang banyak dan memang inilah yang harapkan, besok harinya di inhalasi ulang dan terakhir cek kembali ke dokter anak. hasilnya sih katanya lendirnya sudah berkurang dan obatnya diminta dihabiskan terlebih dahulu..
duuhh... kadang kami sedih... dan kasihan lihat kondisi anak kami ini, masih seumur ini harus berjuang sendiri dengan banyak obat yang dikonsumsi. jadi ga tega..
raihan Anak Pinter, Sabar ya Nak... Papa sama Mama selalu ada buat raihan.

07 Januari 2008

Progress 4 & 5...

Dear Diary...
sudah beberapa bulan ini tidak menuliskan apa-apa disini.
dan Raihanpun saat ini sudah berumur 5 bulan 19 hari, banyak hal terjadi sampai dengan hari ini. diawali dengan perkembangan Raihan yang telah lancar tengkurap, sehingga setiap tidur selalu inginnya dalam posisi ini. kemudian liburan kerumah Engking dan Eninnya di Cipanas selama 3 hari disambung liburan ke rumah Ayutnya di Blitar, sampai dengan kepindahan rumah tinggal yang sebelumnya bersama eyang putri sekarang ini hanya dengan orang tuanya saja.

Ada cerita yang lucu dari raihan (mungkin karena kami Orang tua yang Baru) pada saat itu sepulang dari rumah Ayutnya di Blitar (setelah sekitar 5 hari disana) naik dengan kereta api Matar Maja (kereta ekonomi) saat itu memang antara tiket dan tempat duduk itu berbeda, jadi di stasiun Blitar itu hanya diperkenankan membeli tiket plus tempat duduk untuk 2 (dua) orang saja sementara kalau ingin membeli lebih sisanya tidak mendapat tempat duduk. kami saat itu hanya membeli 3 tiket dengan 2 tempat duduk jadi yang satu tiket berdiri, ternyata lumayan repot juga karena raihan tidak betah klo di gendong terus dan klo tidur ya di tidurin di tempat duduk untuk 2 orang.. jadi berdiri semua lah...
sudah itu, karena naik kereta ekonomi jadi setiap stasiun bisa saja berhenti. Nah waktu itu berhenti di stasiun Madiun, lamanya sekitar 40 menit waktu jam 8'an malam, mungkin karena kepanasan raihan nangis sekeras-kerasnya sampai kami tidak tahu harus bagaimana mendiamkannya... hehehe... maklum orang tua baru (belum tau maunya anak bagaimana...) akhirnya setelah kebingungan, dan risih terhadap orang lain dalam satu gerbong saya dan istri turun sambil menunggu kereta jalan ke keluar gerbong, dan di luar ternyata raihan baru bisa terdiam sambil melihat keramaian disana.. hehe... akhirnya.

26 Oktober 2007

Progress 3..

Sudah 3 hari ini Raihan mulai memperlihatkan perkembangannya, terbukti berat badannya terus naik dan saat ini hampir mencapai 7 Kg dengan panjang 53 cm di umurnya yang ke-3 bulan. Perkembangan motoriknya juga sudah mulai teratur, tangan sudah dapat memegang dengan kuat, kaki sudah dapat merasakan geli kalau saya pegang, suaranya terdengar nyaring dengan dan bercerita (ngoceh) bahasanya sendiri dan kalu tidur masya Allah... mau nya ngabisin tempat, tidur terlentang dengan tangan dilentangkan dan kaki ditarik keatas juga sekarang posisi tidurnya dapat berubah 180 derajat (jadi muter gitu). Saat ini juga raihan sudah mulai belajar untuk tengkurap, terlihat dia mulai menggerak-gerakan kepala dan badannya ke samping (cuma dia kesulitan aja mengangkat, maaf... pantatnya) karena mungkin disinilah bagian yang sulitnya.

Alhamdulillah... bahagianya, melihat pertumbuhan Raihan..

02 Oktober 2007

Progress2

2 Bulan sudah Raihan menjalani hari-harinya di Dunia ini, kami sebagai orang tua sangat bahagia melihat pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi dengannya.
Saat ini Raihan sudah mulai fokus terhadap yang dilihatnya apalagi sesuatu yang berwarna (merah lebih menarik perhatiannya).
Berat badannya kini hampir 6 Kg (terakhir 5,7 Kg) dan tingginya 60 Cm hal ini membuat setiap orang yang melihatnya menjadi ingin nyubit'in, dan yang membuat kami gemas adalah klo diajak bicara Raihan menyahuti dengan bahasanya dia yang diikuti dengan senyum bahkan tak jarang tawa (tapi tidak bersuara :) )
Alhamdulillah saat ini kondisi Raihan sudah lebih baik jika dibandingkan bulan sebelumnya yang terganggu Flu dan Batuk, sampai-sampai kami panik pada saat tidur Malam hari Pernapasan raihan terganggu dengan lendir. dengan ikhtiar berobat ke Rumah sakit dan diberikan resep dengan frekuensi 8 jam sekali Alhadulillah saat ini sudah lebih baik.

02 September 2007

Tradisi...


Sudah merupakan kebiasaan dan tradisi bagi orang tua yang memiliki putra atau putri (bayi)untuk dilakukan pemotongan rambut (di plontos), dan biasanya event ini dinamakan "cukuran". Tradisi ini apabila kita lihat dari segi kesehatan, ternyata memang diperlukan untuk membersihkan sisa-sisa kotoran yang masih menempel pada kepala bayi, yang kalau tidak dibersihkan dikhawatirkan kotoran tersebut akan semakin tebal dan berbau "Amis".


Hari Sabtu, Tanggal 2 sept 2007 kemarin Anak kami Raihan kembali di cukur plontos agar kulit kepalanya bertambah bersih setelah acara cukuran resmi dilakukan di kediaman engking sama enin-nya di Cipanas.

Terlihat sekarang Raihan lebih suejuk merasakan adem di kepalanya dan tambah ganteng :) ini dia fotonya..